Senin, 23 November 2015

Lampiran XLS

https://docs.google.com/presentation/d/1kBW4oQw_brOwYoDZdJzu_UHZurPVT_1Sn2BYnjLluQw/edit

Tips dan trik memilih box motor


Ketika membeli box motor untuk pertama kali nya, ada berbagai macam hal yang harus dipikirkan terlebih dahulu seperti berapa ukuran box, merk box apa yang awet, bracket motor apa yang kuat. Gue sendiri mengalami hal tersebut ketika mau membeli box motor, beruntung sudah setahun pemakaian, tidak ada masalah yang dialami oleh bracket dan box motor pilihan gue.
Untuk itu gue ingin berbagi tips membeli box motor agar tidak menyesal di kemudian hari, semoga bermanfaat 

1. Pilih ukuran box motor yang sesuai besar motor yang di pakai.

Pilih ukuran lebar box motor tidak melebihi dari panjang stang dan juga jangan terlalu kecil dari ukuran motor sebab akan membuat terlihat tidak stylish pada motor anda. Selain itu gunakan lah kaca spion yang dapat melihat box di belakang. Pengalaman selama ini hanya dengan berpatokan pada panjang stang dan melihat kebelakang menggunakan spion membantu gue untuk melakukan manuver dan menyelip di tengah kemacetan.
Box Motor terlihat pada Spion

2. Pilih kualitas box yang sudah teruji kualitas nya.

Di pasaran ini banyak merk box yang di jual dan sesuai prinsip ekonomi pada umum nya, “Ada Harga Ada Kualitas” jadi lebih baik beli mahal sedikit daripada terjadi apa-apa dengan box anda ketika berkendara di jalanan.

3. Pilih Bracket motor yang berkualitas baik.

Untuk pemilihan bracket motor ini harus memilih dari besi berkualitas dan sukar untuk patah. Di pasaran terdapat 2 tipe bracket yaitu bracket geser (Slider) dan bracket statis. Pilihlah tipe bracket sesuai kebutuhan dan tentu nya kantong anda, karena berdasarkan pengalaman bracket yang bermerk dari luar mempunyai harga yang lumayan menguras kantong di banding merk lokal. Motor gue sendiri memakai bracket merk lokal yang sudah terpercaya kualitas dan kehandalan nya.

Bracket Geser

4. Box motor yang terpasang harus terlihat menungging ke depan agar beban berat barang terpusat ke depan motor.

Di jalanan kadang-kadang gue melihat posisi box motor yang menungging ke belakang seolah-seolah bracket mau patah. Hal itu sangat berbahaya karena beban berat barang terpusat ke belakang sehingga membuat motor tidak seimbang.

5. Hendak nya membeli box motor yang berwarna hitam full (Optional).

Kenapa gue membuat statement tersebut? karena berdasarkan pengalaman gue yang memiliki box motor berwarna silver, box motor jadi susah di bersihkan seperti semula dan jadi terlihat mudah kotor apalagi di musim penghujan.

Memilih Ban/Tire Motor Yang Baik Dan Benar Sesuai Kebutuhan

Bikers sering menghadapi masalah ketika datang ke toko untuk memilih ban yang tepat agar sesuai dengan sepeda motor dan kondisi jalan dan kenyamanan yang mereka harapkan. Selain menciptakan visual dan koneksi fisik ke jalan, ban itu sama pentingnya dengan hal kritis lainnya pada komponen sepeda motor. Ini terjadi ketika berbagai elemen yang perlu dipertimbangkan, seperti kategori sepeda motor Anda sendiri dan kondisi Anda saat berkendara tentunya.

Untuk memulainya, Anda harus berkonsultasi dengan pemilik manual yang menentukan jenisnya, tidak harus merek, direkomendasikan untuk ban sepeda motor Anda, yang mungkin mencakup fitur seperti ukuran, rating kecepatan dan desain tapak. Anda juga harus mencari bias ban yang tepat dan material komposit.

Ban sepeda motor harus berbeda untuk bagian depan dan bagian belakang sepeda motor, tergantung pada tujuan khusus dirancang apa yang akan dicapai. Percepatan sebagian besar disediakan oleh ban belakang, dan pasokan ban depan lebih dari daya pengereman daripada yang diperlukan oleh ban belakang dengan demikian perbedaan persyaratan untuk pengereman ban sepeda motor.

Sama seperti Anda tahu, ban depan sepeda motor bergantian kiri dan kanan untuk mengakomodasi arah yang diinginkan, sementara ban belakang hanya tunduk pada sepeda motor. Karena ban belakang membawa sebagian besar berat, hal ini akan mempengaruhi desain dan persyaratan spesifikasi .

Ban Racing

Unsur-unsur dasar setiap pengendara profesional mencari ketika memilih ban adalah bagaimana ban terhubung ke trek dan bersandar pada sudut ekstrim. Ban harus memungkinkan lengket saat menikung, percepatan ekstrem dari posisi berdiri atau keluar dari tikungan serta atas banyaknya jam konstan di trek balap.

Ban Sport


Ban jenis ini biasanya memiliki gaya radial pola tapak yang memungkinkan untuk kontak yang lebih besar dengan permukaan jalan. Ban harus menawarkan kepatuhan yang tepat ke jalan, kemudahan menikung dan memberikan handling yang lebih baik, baik dalam lingkungan yang basah dan kering. Anda juga bisa mendapatkan ban dengan tapak kurang traksi yang lebih baik di trek tapi cukup untuk penggunaan di jalan dalam kondisi cuaca kering. Terbuat dari senyawa lebih keras daripada yang digunakan untuk membuat ban racing, ban ini lebih tahan keausan.

Ban Touring


Jika Anda naik motor jarak jauh di jalan raya, maka jarak tempuh yang tinggi, semua ban harus cukup tahan untuk semua cuaca. Ban harus memberikan stabilitas yang sangat baik sehingga pengendara membuat sedikit usaha dalam mengendalikan sepeda motor, ban Touring sepeda motor memiliki lapisan yang berlapis karet sintetis maupun komposit mesh yang membantu untuk memberikan keseimbangan yang baik antara kapasitas beban dan kenyamanan.

Bagaimana meningkatkan daya tahan ban:

Ban yang terbaik belum tentu selalu awet, maka sangat penting untuk mempertahankan keoptimalan dan menggunakannya sebaik-baiknya. Beberapa saran mengenai bagaimana Anda dapat memperpanjang daya tahan ban seperti di bawah ini,
  • membersihkan ban dengan deterjen dan pastikan untuk mencuci ban dengan benar
  • tidak menggunakan bahan kimia yang hanya akan memperburuk kinerjanya
  • bersih dan dengan wax roda setiap minggu; bila velg aluminium, bisa memakai penggunaan bahan bebas korosi kimia untuk membuatnya bebas karat
  • memeriksa ban untuk tekanan yang benar setiap kali Anda mencapai jalan
  • memeriksa ban dan roda dari retak atau baut mur longgar untuk mencegah kecelakaan
Ingat! Sebuah pilihan yang tepat ban untuk perjalanan Anda akan tidak hanya menyediakan penanganan yang lebih baik, tetapi bisa juga membuat Anda aman dan mencegah Anda celaka dalam beberapa situasi. meskipun harga adalah penting, tidak berlaku saat membeli ban. Berpikir murah tapi akibatnya bila celaka biaya bisa lebih mahal.
 

Bingung Ingin Memilih Knalpot Racing Aftermarket Yang Mana? Ini Tips Cara Memilihnya

Di sebut knalpot racing aftermarket karena sebagian besar knalpot aftermarketyang banyak beredar ini merupakan sebuah jenis knalpot racing. lagi pulapemilik sepeda yang ingin mengganti knalpotmotornya, pasti memilih knalpot racing. sebab jarang sekali adapabrikan motor yang memasang knalpot racing bawaan pada sepeda motornya. Di karenakan halini akan bertentangan dengan standar aturan EURO yang mengatur gas buang kendaraan.
 
Bingung Ingin Memilih Knalpot Racing Aftermarket Yang Mana? Ini Tips Cara Memilihnya
Dalam dunia modifikasi memilih knalpot racing merupakan sebuah kewajiban agar sentuhan modifikasi pada motor lebih jelas. Begitupun juga dunia racing, yang membutuhkan sentuhan modif, menggunakan knalpot tipe racing adalah merupakan sebuah kewajiban.
 
Dalam memasang knalpot aftermarket tidak dapat sembarangan dan asal – asalan dalam pemasangannya. Karena kesalahan dalam memasang knalpot racing aftermarket justru mengakibatkan performa kendaraan dapat menurun. Tidak mau kan performa kendaraan anda menurun hanya gara – gara salah dalam pemasangan dan juga pemilihan. Bahkan kemungkinan jangka panjang akan merusak mesin motor. Berikut ini kami rangkum tentang cara memilh dan menggunakan knalpot racing aftermarket. Berikut informasi selengkapnya.
 
Tips Memilih Knalpot Racing Aftermarket
 
Tips 1
Memilih knalpot racing merupakan sebuah hal yang harus dan juga wajib di lakukan sebelum memasangnya terhadap sepeda motor. Knalpot racing untuk saat ini mempunyai berbagai jenis mulai dari titanium, baja stainless, dan juga alumunium. Material ini selain menentukan ketahanan knalpot, juga dapat mempengaruhi performa motor. Seperti hal nya titanium yang di kombinasikan dengan karbon memiliki kekuatan dan bobot yang lebih sempurna dari pada knalpot racing jenis stainless.
 
Tips 2
Pastikan keaslian dari knalpot motor racing tersebut. Umumnya knkalpot keluaran pabrikan yang originial mempunyai garansi apabila mengalami sebuah masalah seperti kerusakan pada knalpot. Fungsi plug and play pada knalpot motor memang benar – benar dapat di implementasikan pada motor. Karena selain di lengkapi dengan buku panduan, knalpot originila juga di buat khusus untuk jenis dan motor yang akan di pasang knapot tersebut.
 
Tips 3
Selain itu penting juga untuk diperhatikan yakni desain dari knalpot dan juga lebar knalpot tersebut. Spesifikasi ukuran dan juga panjang komponen akan mempengaruhi performamesin. Umumnya ukuran akan di sesuaikan dengan kapasitas mesin motor. Bentuk leher juga tidak boleh terlalu banyak lekukan, hal ini tentusaja bertujuan agar sisa pembuangan dapat mengalis dengan baik. Konsultasikan hal ini dengan mekanik untuk mendapatkan sebuah hasil yang sempurna. Settingan leher pun juga sangatlah berpengaruh terhadap tarikan mesin motor.

Sumber : http://motindo.blogspot.co.id/2015/09/bingung-ingin-memilih-knalpot-racing.html

Modifikasi Mesin Motor Yang Benar Dan Optimal




Matur nuwun masih mau menyambangi blog saya ini pemirsa....hehehe, ngomyong ngomyong, tiap hari, tiap jam, bahkan tiap detik, perkembangan modifikasi mesin yang bertujuan untuk mengoptimalisasikan tenaga yang menjadi lebih mantab, kuat, dan tahan lama, sehingga dapat memuaskan kalian, oh yeesss....hehehe, pada dasar nya ilmu korek mesin 4 tak sudah bukan rahasia lagi, para mekanik dari yang udah wafat, matek....hehehe ampe yang lagi belajar korek pun tau kalo bagian yang terpenting dalam modifikasi mesin 4 tak adalah kruk as, silinder head, dan pengapian.


Kali ini saya akan membagi pemahaman tentang memodifikasi silinder head, klep, timlar, noken as, lubang porting sangat berpengaruh besarnya tenaga yang dihasilkan dari siklus operasional sebuah mesin, 


Makin cepat gas segar masuk kedalam ruang bakar, smakin besar pula tenaga yang dihasilkan, dan tidak menutup kmungkinan malah bikin irit tu konsumsi bahan bakarnya, ingat semakin banyak bensin yang dimasukan dalam ruang bakar bukan berati makin besar tenaga yang dihasilkan....bahkan malah menjadikan kinerja mesin makin buruk, lantas jadi letoi,mana bisa puas kalo malah lemes, ga ada gairah......hhhh, makin besar lubang porting makin gede power yang dihasilkan emang betul, tapi terlalu gede tu lubang porting makin lemot tu akselerasi motor kamu, mesake, kasian......suara motornya dah mbrebet2 kaya motor balap, pake knalpot racing pula...ehhh cuma angin doang tapi tenaga mlempem.....hehehe


Pake klep racing super gede kaya di majalah majalah modif mesin bukan brati makin gede tenaganya, lah ganti klep gede kan makin gede ruang bakarnya, kompresi jadi turun, makanya perbaiki bentuk ruang bakar dan juga bentuk piston akan mempengarui hasil akhir yang akan digapai sebuah mesin, makin gede cc atau kapasitas mesin bukan berati makin drastis prestasi tenaga yang dihasilkan suatu mesin, percuma cc gede tapi siklus kluar masuk udara dalam ruang bakar tidak tepat, contoh suzuki thunder 125 prestasi tenaganya tak lebih besar dari pada suzuki smash110, tragis memang....


Lebih mencengangkan jika  honda grand atau pitung ber kapasitas 115cc tenaganya malah menyamai tenaga suzuki fu 150cc....hehehe keren kan.


Smua itu akan tercipta jika pengerjaan silinder head yang tepat, jadi ga mubajir kluarin duit cuman buat niru cara modifan mesin dari majalah majalah ntu....jadilah konsumen yang hebat, hemat, jangan gampang tergiur mengucurkan duit untuk beli produk aftermarket untuk mnambah performa motor, wong produk bawaan pabrik motornya aja yang lebih murah...asli lagi, bisa mengoptimalkan performanya......biar lebih baik mari kita konsultasi, modif bersama kami, modif bareng, blajar bareng, tak ada mekanik yang hebat, melainkan jokinya yang hebat, karena yang mengendarailah yang merasakan laju dari motornya dan mekanik hanya membantu mencapai apa yang joki inginkan....

Sumber : http://andreeecka.blogspot.co.id/2013/01/modifikasi-mesin-motor-yang-benar-dan.html

Perbedaan Oli Mesin dan Oli Transmisi untuk Motor Matic


Dengan kondisi jalan di Jakarta yang semakin hari semakin padat, motor matic pun akhirnya mulai banyak dipilih oleh warga Jakarta. Namun, dengan kondisi yang berat seperti ini artinya kita harus lebih memperhatikan mengenai perawatan motor kita, agar selalu dapat kita gunakan kapanpun kita butuhkan. Mengganti oli motor secara rutin merupakan salah satu perawatan motor yang paling umum dilakukan oleh para pemilik motor. Selain melakukan penggantian oli secara rutin, memilih oli motor yang tepat juga menjadi hal yang sangat penting, misalnya menggunakan Oli Spesialis Dingin untuk motor matic kesayangan kita.
oli transmisi dan mesin maticMengganti oli secara rutin dan memilih oli motor yang tepat sangatlah penting, karena sangat berpengaruh pada performa motor kita saat dikendaraai. Kondisi oli yang sudah tidak baik akan langsung mempengaruhi kinerja mesin dan akan mengganggu kenyamanan saat kita berkendara. Selain itu, jika hal ini dibiarkan terus akan berdampak buruk pada motor kita dan membuat mesin motor kita mudah rusak. Tentunya kita tidak ingin hal ini terjadi pada motor kita.
Tidak seperti pada motor manual yang hanya menggunakan oli mesin, pada motor matic akan menggunakan dua jenis oli. Kedua jenis oli ini memiliki fungsi yang berbeda, dan jangka waktu penggantian yang berbeda pula. Dua jenis oli pada motor matic antara lain:
  • Oli Mesin
Pada motor manual, oli mesin memiliki fungsi ganda yaitu melumasi mesin beserta komponen lainnya dan memberikan pelumas pada sistem transmisi. Namun, pada motor matic, sistem transmisi tidak dilumasi oleh oli mesin. Oli mesin hanya akan melumasi komponen mesin saja. Oli mesin ini umumnya diganti setiap 5.000 km atau bisa juga setiap 3 atau 4 bulan sekali tergantung pada jenis oli yang digunakan (baca buku petunjuk dari dealer).
  • Oli Transmisi / Oli Gear
Oli transmisi hanya digunakan pada kendaraan matic saja, seperti pada motor matic. Oli ini berfungsi untuk melumasi sistem kerja transmisi, agar dapat bekerja dengan baik. Dalam transmisi motor matic, ada banyak sekali komponen yang saling bergesekan, karena itulah mengganti oli ini secara rutin menjadi hal yang sangat penting. Penggantian oli transmisi ini tidak sesering penggantian oli mesin, biasanya sekitar 1 tahun atau setiap 15.000 km (baca buku petunjuk dari dealer)

Sumber : http://www.dboenes.com/category/otomotif/sepeda-motor/

Laporan Magang 2 bagian 1

https://docs.google.com/document/d/1xtd9v9jb2MuLSNdUSnLA1rSVVzTQIj6Wj4Py3T5UVhE/edit

My CV (Curriculum Vitae)

https://docs.google.com/document/d/1SN3wy8LVSB5fmoKIM5rS5H8FajoIgpBh4ELLqBj-8RU/edit